1. Asal Action
Kesalahan pertama yang dituliskan pada buku ini berhubungan dengan tindakan awal sebagai pengusaha baru, jangan asal action. Sebagai orang yang ingin jadi pengusaha melalui buku ini kita disarankan agar ketika memulai kita harus melakukan persiapan & ilmu yang cukup.
Dengan ilmu seorang bisa menjadi pengusaha yang risk taker dibandingkan pengusaha yang gambling karena tidak memiliki ilmu dan pemikiran yang cukup. Peluang yang ada jangan asal diambil, perlu dipikirkan karena bisa jadi ternyata itu adalah peluang yang membuat bangkrut. Disitulah letak perlunya ilmu sebagai persiapan menjadi pengusaha. Usaha yang dilakukan juga tidak harus dari pengalaman dan hobi yang kita punya.
Business is not emotional sport, Business is intelectual sport
Hal yang dibutuhkan seorang yang ingin menjadi pengusaha selain ilmu adalah keterampilan untuk mengendalikan usaha. Disini kita membutuhkan pengetahuan tentang 3 Laporan Keuangan yang wajib diketahui dan dikuasai. 3 Laporan Keuangan tersebut adalah : Neraca (Balance Sheet), Laba-Rugi (Income Statement), Arus Kas (Cashflow).
Selain itu seorang pengusaha memerlukan seorang mentor yang sudah berpengalaman, menekuni bidang bisnis yang sama agar memudahkan sharing dan memberikan masukan, dan sudah terbukti sukses bisnisnya. Dari itulah kita bisa lebih memperdalam keterampilan bisnis yang kita tekuni.
Knowledge is nothing, applying what we know is everything
Terakhir dari bab ini memberikan saran bagi pengusaha yang akan baru memulai bisnisnya. Saran yang pertama adalah mencari tahu dan membaca biografi 3 pengusaha sukses, pelajari proses bagaimana tokoh tersebut mendapatkan kesuksesan. Baca buku-buku karya pengusaha yang terkenal seperti Anthony Robins, Robert T. Kiyosaki, dll. Kemudian yang terakhir adalah membuat sebuah kelompok lingkaran bisnis yang terdiri dari orang-orang yang memiliki bisnis yang berbeda-beda.

0 komentar:
Posting Komentar