Natalia Poklonskaya, Kepala Kejaksaan Crimea, memutuskan maju dalam pemilihan umum. Dia akan menjadi salah satu kandidat mewakili Crimea untuk Parlemen Rusia (Duma).
Pejabat perempuan 36 tahun ini bergabung dengan Partai Rusia Bersatu yang mendukung Presiden Vladimir Putin. Keputusan Poklonskaya berpolitik diprediksi banyak kalangan akan membawanya selangkah lebih maju dalam politik ring-1 Rusia.
Sosok Poklonskaya mulai dikenal publik setelah Rusia menyerang semenanjung Crimea pada 2014. Wilayah itu dulunya dikuasai oleh tentara Ukraina. Poklonskaya lantas dipilih oleh Kremlin mengisi posisi Kepala Kejaksaan, secara de facto menjadi penguasa hukum di semenanjung itu. Poklonskaya mengumumkan bergabungnya Crimea ke dalam federasi Rusia, keluar dari Ukraina.
Bagi penduduk Ukraina, Poklonskaya dianggap sosok pengkhianat. Muncul kabar beberapa kali kelompok nasionalis Ukraina hendak membunuh jaksa muda ini.
Poklonskaya sangat populer dalam gambar animasi manga, sebab wajahnya dianggap cantik untuk seseorang yang menduduki posisi jaksa. Surat kabar setempat menjuluki Poklonskaya sebagai 'Putri Besi dari Crimea' karena pandangan politiknya yang sangat pro-Rusia. Berikut ini biodatanya dan kumpulan foto Jaksa Agung cantik ini:
Nama: Natalia Vladimirovna Poklonskaya (bahasa Rusia: Ната́лья Влади́мировна Покло́нская)
Lahir: 18 Maret 1980
Profesi: Pengacara , Jaksa Agung
Biografi
Pada tahun yang sama ia diangkat jaksa lingkungan antar-distrik Simferopol. Setelah itu, ia dipindahkan ke Kantor Jaksa Agung Ukraina di Kiev, di mana ia menjabat sebagai jaksa senior sampai 25 Februari.
Ia ditunjuk sebagai Jaksa Agung
Republik Otonom Krimea pada tanggal 11 Maret 2014. Oleh Sergei Aksyonov, ia ditunjuk sebagai Jaksa Agung setelah jaksa sebelumnya memilih untuk loyal dengan pemerintahan Kiev. Jabatan ini juga sempat ditolak oleh empat orang lain sebelum akhirnya diterima Poklonskaya.
Sebelumnya ia pernah mengkritik
unjuk rasa oposisi di Ukraina dan menyebut pergantian pemerintahan di Kiev sebagai "kudeta anti konsitusional". Menanggapi hal ini, pemerintah Ukraina membuka kasus kriminal terhadap Poklonskaya dan mencabut jabatan pegawai negerinya sebagai "penasihat kehakiman".
Setelah diangkat sebagai Jaksa Agung Krimea pada tanggal 11 Maret 2014, Poklonskaya mengadakan konferensi pers pada hari itu juga. Poklonskaya segera menarik perhatian Internet karena penampilannya yang menarik. Klip video konferensi pers tersebut diunggah oleh seorang pengguna YouTube asal Jepang. Klip tanpa terjemahan ini langsung disaksikan oleh 300.000 pengguna pada hari pertamanya.
Poklonskaya mendadak terkenal tidak hanya di Jepang, tetapi juga Tiongkok melalui liputan kantor berita lokal seperti China News Service dan Guangming Online. Ia juga menjadi bahan diskusi di Reddit, layanan mikroblog Tiongkok Weibo, dan jejaring sosial Rusia Vkontakte.

0 komentar:
Posting Komentar