Home » » Awas! Ada Warung Makan Penjual Daging Anjing

Awas! Ada Warung Makan Penjual Daging Anjing

Posted by Mata Indonesia



"Saya sidak dugaan tempat penjualan minuman tuak, karena kamuflasenya, tempat itu terlihat seperti tukang tambal ban dan warung makanan," kata Dedi, Sabtu, (25/6/2016).

Ia menilai, minuman tuak merupakan minuman memabukan yang ilegal. Karena minuman itu diolah sendiri, tanpa memperhatikan kandungan dalam minuman tersebut.

Dia mendapatkan laporan dari masyarakat terkait warung makan yang sering dijadikan tempat mabuk di Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta. Atas hal itu, Dedi langsung melakukan sidak ke lokasi.

Namun dalam sidak itu, dia tidak menemukan adanya minuman tuak di warung makan sekitar Desa Cigelam. Hanya, ditemukan ada daging anjing di sebuah warung makan sekitar desa itu.

"Saya tidak tahu kalau itu daging anjing. Pedagang warung makan sendiri yang memberitahu kalau itu daging anjing," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat Purwakarta tidak biasa dengan anjing daging. Karena itu, temuan daging anjing di sebuah warung makan itu akan dimusyawarahkan dengan masyarakat, tokoh masyarakat serta aparat pemerintah desa setempat


0 komentar:

Posting Komentar

More Happy