Sebanyak 3.876 ekor sapi yang diimpor dari Australia, yang diangkut
dengan Kapal Galloway Express telah tiba di Dermaga 101 dan Dermaga 101 U
(samping Terminal Penumpang Nusantara Pura II) Pelabuhan Tanjung Priok,
Jakarta Utara pada Kamis (9/6).
Sapi-sapi tersebut merupakan bagian dari program impor daging sapi
yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Indonesia untuk menambah pasokan
stok sapi hidup di seluruh pelosok daerah, dan diharapkan dapat
menurunkan harga sapi hingga di bawah Rp 80.000/kilogram (kg).
Muhammad Effendi (42), salah satu staf operator dari PT Sinatra Dewa
Samudra, mengatakan kapal pengangkut sapi impor tersebut sudah tiba di
dermaga pelabuhan pada Pukul 05.09 WIB.
Ia mengungkapkan, sebanyak 3.876 ekor sapi yang akan diangkut dengan menggunakan ratusan truk yang datang silih berganti ke feedloter (penggemukan sapi) dan Rumah Potong Hewan (RPH) di Teluk Naga, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Ia menjelaskan, sapi-sapi tersebut sebelum di bawa ke feedloter
akan ditimbang terlebih dahulu di Dermaga 203 Pelabuhan Tanjung Priok
untuk memastikan muatan saat datang dan tiba di Teluk Naga sama persis
dan tidak berkurang satu ekor sapi-pun.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia sedang berupaya keras untuk menurunkan
harga daging sapi dalam negeri yang saat ini harganya melonjak tinggi
dengan harga Rp 130.000 hingga Rp 180.000/kg di sejumlah melalui membuka
keran impor dari berbagai perusahaan swasta dengan kuota minimal 20.000
ton per perusahaan.
Sementara itu, Warkum (51), petugas operator lainnya, mengungkapkan
sapi-sapi tersebut akan langsung dibawa ke Teluk Naga untuk digemukan
sedangkan untuk sapi yang sudah cukup gemuk dan mencapai harga
keekonomiannya bisa segera langsung dipotong.
"Kalau penggemukan itu kurang lebih membutuhkan waktu hingga dua
bulan, tapi sebagian besar sapi yang sudah gemuk sekalipun dibiarkan
beberapa waktu agar sapi tidak stres sehingga dagingnya tidak keras bila
dipotong," kata Warkum.
Kalau 14 hari, trus tujuan menekan harga daging Rp. 80.000 itu untuk kapan?

0 komentar:
Posting Komentar