KTT Luar Biasa OKI yang telah berlangsung kemarin di JCC Jakarta Indonesia tentu tidak terlepas dari topik-topik serius yang berkaitan dengan negara-negara anggota yang turut hadir didalamnya, yang menjadi topik utama tentulah upaya membebaskan tanah Palestina dari penjajahan zionis israel.
Tapi sobat, kali ini saya tidak ingin menyinggung tentang itu semua terlalu dalam, nanti bisa mumet sendiri.. xixixiii..
Kita akan bahas masalah yang lebih serius dari itu semua, yaitu masalah Perut. Tentu kalau sudah menyinggung tentang perut, yang utama adalah Makanan.
Jamuan makan yang dihidangkan Presiden Jokowi di masa-masa berlangsungnya KTT LB OKI saya nilai bukan sesuatu yang istimewa, bukan sesuatu yang mewah dan berciri Western Food, tetapi menu-menu yang sederhana, istilahnya: "Makanan Pinggir Jalan".
Daftar Menu Untuk Pemimpin Negara

Daftar Menu Untuk Para Menteri Dan Delegasi

Langsung sobat, yuk kita lihat berikut ini daftar berbagai hidangan yang disajikan Presiden Jokowi ke para Pemimpin negara dan perwakilan negara yang hadir di KTT LB OKI 2016 dan cerita didalamnya.
Dalam agenda 'Welcoming Dinner' itu, para tamu negara disuguhi berbagai makanan khas dari berbagai daerah di
Indonesia.
"Malam ini saya ingin menjadi tuan
rumah yang baik, selamat menikmati
makan malam dan beragam budaya
Indonesia," ucap Jokowi mengawali
jamuan makan malam di Assembly
Hall JCC, Senayan, Jakarta, Minggu.
Usai mendengar sambutan dari
Jokowi, para ketua delegasi setingkat
kepala negara atau pemerintahan
diberikan hidangan pembuka, yaitu
salad campur dengan kepiting soka
goreng tepung saos jeruk khas
Sumatera Barat. Selain itu ada pula
hidangan sup daging sapi dengan
rempah dan bawang goreng yang
menjadi makanan khas Aceh.
Nasi Kebuli

Sementara, menu utama yang
dihidangkan adalah nasi putih dengan
beberapa menu kaya rempah, yaitu
udang bumbu ragam rempah daun
jeruk dan daun kari, ikan panggang
bumbu kuning, cumi panggang dengan
madu, tumis sayur daun dewa dengan
bawang putih dan acar sayur.
Makanan utama ini merupakan khas
Sumatera Utara.
Untuk delegasi lainnya disajikan
paprika panggang, salad campur
dengan ayam gulung bumbu kuning
khas Sumatera Barat. Serta, sup ikan
asam pedas dengan belimbing wuluh
asal Aceh menjadi pembuka makanan
para kepala negara atau pemerintahan.
"Menyusul nasi biryani yang disajikan
dengan daging domba saus kari
dengan yoghurt, ikan barramundi
panggang bumbu kecap, dan terong
panggang balado serta acar sayur
yang merupakan makanan khas
Sumatera Utara," ucap Staf Khusus
Presiden Ari Dwipayana
Semua peserta 'Welcoming Dinner',
menurut Ari, juga disuguhi hidangan
satai maranggi dari Jawa Barat dan
satai ayam khas Madura. "Penutupnya
para delegasi dihidangkan bubur
kampiun dan dadar gulung," beber Ari.
Ari juga mengatakan para delegasi
dan undangan juga mendapatkan
cendera mata khas Indonesia berupa
kotak kartu nama motif batik Kuwung
karya Kriya Nusantara. Serta,
blocknote motif tenun Palembang
ditambah sapu tangan motif sulam
Bajaik Padang karya Heni Adly.
"Para delegasi juga menikmati sajian
santap malam, mereka diiringi alunan
musik dari Twilite Orchestra pimpinan
Addie MS. Selain itu, beragam tarian
disajikan di atas pentas, yakni Tari
Samon Gayo Lues dari Aceh dan Tari
Zapin Seri Buantan dari Riau," ungkap
Ari.
Tak hanya budaya dan kuliner asli
Indonesia yang disajikan untuk para
tamu negara dan delegasi KTT OKI .
Hiasan di meja makan dan luar
Assembly Hall merupakan asli
Indonesia, seperti bunga, buah-buahan
dan sayur-sayuran khas Indonesia.
Dessert Bubur Kampiun dan Dadar
Gulung
.
Enaknyaaa.. kapan ni di traktir Presiden? xixixixiii..
Tapi sobat, kali ini saya tidak ingin menyinggung tentang itu semua terlalu dalam, nanti bisa mumet sendiri.. xixixiii..
Kita akan bahas masalah yang lebih serius dari itu semua, yaitu masalah Perut. Tentu kalau sudah menyinggung tentang perut, yang utama adalah Makanan.
Jamuan makan yang dihidangkan Presiden Jokowi di masa-masa berlangsungnya KTT LB OKI saya nilai bukan sesuatu yang istimewa, bukan sesuatu yang mewah dan berciri Western Food, tetapi menu-menu yang sederhana, istilahnya: "Makanan Pinggir Jalan".
Daftar Menu Untuk Pemimpin Negara
Daftar Menu Untuk Para Menteri Dan Delegasi
Langsung sobat, yuk kita lihat berikut ini daftar berbagai hidangan yang disajikan Presiden Jokowi ke para Pemimpin negara dan perwakilan negara yang hadir di KTT LB OKI 2016 dan cerita didalamnya.
Dalam agenda 'Welcoming Dinner' itu, para tamu negara disuguhi berbagai makanan khas dari berbagai daerah di
Indonesia.
"Malam ini saya ingin menjadi tuan
rumah yang baik, selamat menikmati
makan malam dan beragam budaya
Indonesia," ucap Jokowi mengawali
jamuan makan malam di Assembly
Hall JCC, Senayan, Jakarta, Minggu.
Usai mendengar sambutan dari
Jokowi, para ketua delegasi setingkat
kepala negara atau pemerintahan
diberikan hidangan pembuka, yaitu
salad campur dengan kepiting soka
goreng tepung saos jeruk khas
Sumatera Barat. Selain itu ada pula
hidangan sup daging sapi dengan
rempah dan bawang goreng yang
menjadi makanan khas Aceh.
Nasi Kebuli
Sementara, menu utama yang
dihidangkan adalah nasi putih dengan
beberapa menu kaya rempah, yaitu
udang bumbu ragam rempah daun
jeruk dan daun kari, ikan panggang
bumbu kuning, cumi panggang dengan
madu, tumis sayur daun dewa dengan
bawang putih dan acar sayur.
Makanan utama ini merupakan khas
Sumatera Utara.
Untuk delegasi lainnya disajikan
paprika panggang, salad campur
dengan ayam gulung bumbu kuning
khas Sumatera Barat. Serta, sup ikan
asam pedas dengan belimbing wuluh
asal Aceh menjadi pembuka makanan
para kepala negara atau pemerintahan.
"Menyusul nasi biryani yang disajikan
dengan daging domba saus kari
dengan yoghurt, ikan barramundi
panggang bumbu kecap, dan terong
panggang balado serta acar sayur
yang merupakan makanan khas
Sumatera Utara," ucap Staf Khusus
Presiden Ari Dwipayana
Semua peserta 'Welcoming Dinner',
menurut Ari, juga disuguhi hidangan
satai maranggi dari Jawa Barat dan
satai ayam khas Madura. "Penutupnya
para delegasi dihidangkan bubur
kampiun dan dadar gulung," beber Ari.
Ari juga mengatakan para delegasi
dan undangan juga mendapatkan
cendera mata khas Indonesia berupa
kotak kartu nama motif batik Kuwung
karya Kriya Nusantara. Serta,
blocknote motif tenun Palembang
ditambah sapu tangan motif sulam
Bajaik Padang karya Heni Adly.
"Para delegasi juga menikmati sajian
santap malam, mereka diiringi alunan
musik dari Twilite Orchestra pimpinan
Addie MS. Selain itu, beragam tarian
disajikan di atas pentas, yakni Tari
Samon Gayo Lues dari Aceh dan Tari
Zapin Seri Buantan dari Riau," ungkap
Ari.
Tak hanya budaya dan kuliner asli
Indonesia yang disajikan untuk para
tamu negara dan delegasi KTT OKI .
Hiasan di meja makan dan luar
Assembly Hall merupakan asli
Indonesia, seperti bunga, buah-buahan
dan sayur-sayuran khas Indonesia.
Dessert Bubur Kampiun dan Dadar
Gulung
.
Enaknyaaa.. kapan ni di traktir Presiden? xixixixiii..

0 komentar:
Posting Komentar