Persalinan Sesar
Pembedahan sesar sendiri terbagi atas dua jenis.
Yaitu, sesar terencana dan sesar emergensi atau darurat. Sesar terencana
dalam arti, beberapa bulan sebelumnya sudah diketahui bahwa bayi akan
dilahirkan secara sesar. Alasannya karena keinginan dari pasien atau ada
hal-hal yang tidak memungkinkan bayi lahir melalui persalinan normal
karena berisiko untuk keselamatan ibu dan bayi, misalnya karena plasenta
previa, bayi sungsang, terlilit tali pusat, dan kondisi khusus lainnya.
Sedangkan, sesar emergensi atau darurat berarti pembedahan dilakukan
setelah sebelumnya sudah ada tanda-tanda dan tahapan akan melahirkan
normal tetapi tidak sampai bayi lahir akibat ibu dan atau bayi telah
mengalami keadaan buruk dari persalinan. Misalnya, akibat pendarahan,
pembukaan yang tidak kunjung membesar, air ketuban pecah, kelelahan,
infeksi, dan kondisi darurat lainnya.
Melahirkan secara sc biasanya merupakan pilihan jika
persalinan secara normal tidak mungkin dilakukan atau akan berisiko
besar. Hal berikut adalah keuntungan dan kekurangan persalinan sesar
terencana.
Keuntungan Persalinan Seksio Sesarea (sc)
Dapat memilih tanggal lahir, sehingga ibu tidak mengalami kecemasan
kapan bayi akan lahir atau cemas akan rasa sakit yang ditimbulkan.
Banyak orangtua memilih untuk melahirkan bayi pada tanggal cantik yang
mudah diingat. Hal ini dimungkinkan asalkan umur kehamilan sudah matang.
Tidak mengalami inkontinensia urin dan fekal (ketidakmampuan menahan saat akan buang air) akibat kerusakan otot panggul.
Bayi tidak mengalami stres akibat dari persalinan yang lama. Hal ini bisa terjadi pada persalinan normal, sedangkan persalinan sesar tidak membutuhkan waktu lama. Waktu yang dibutuhkan sekitar 15-30 menit.
Kelemahan Persalinan Seksio Sesarea (sc)
Risiko bayi mengalami alergi lebih besar karena tidak mellaui jalan lahir yang memiliki banyak bakteri baik.
Risiko bayi kesulitan bernapas setelah lahir akibat adanya cairan pada paru-paru.
Bedah sesar merupakan pembedahan besar sehingga memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama disbanding persalinan normal.

0 komentar:
Posting Komentar