Mau melahirkan secara sesar atau normal? Itu pertanyaan yang kerap ditanyakan pada ibu yang sedang mengandung. Untuk melahirkan bayi memang ada dua cara yang dikenal dengan sesar atau normal. Apa maksud, kelebihan dan kekurangannya baik dengan bedah caesar maupun persalinan normal?
Seksio Sesarea dan Persalinan Pervaginam
Istilah kedokteran untuk 2 cara melahirkan yang umum adalah Seksio Sesarea dan Persalinan Pervaginam. Seksio Sesarea (sc) adalah melahirkan dengan cara membedah perut ibu untuk mengeluarkan janin. Sedangkan Persalinan Pervaginam adalah melahirkan dengan cara alamiah melalui jalan lahir bayi dan keluar lewat vagina.
Persalinan Normal
Keuntungan Persalinan Pervaginam (Persalinan Normal)
Risiko bayi mengalami kesulitan bernapas lebih kecil.
Alasannya karena pada saat melalui jalan lahir, janin mengalami tekanan
sehingga membantu keluarnya cairan dari paru-paru. Cairan ini yang
menjadi penyebab bayi sulit bernapas.
Bayi lebih kebal terhadap alergi dan intoleransi laktosa (alergi laktosa). Alasannya karena adanya paparan bakteri baik pada jalan lahir yang membantu bayi menjadi lebih kuat.
Kelemahan Persalinan Pervaginam (Persalinan Normal)
Butuh waktu sampai pembukaan cukup besar untuk keluarnya bayi.
Apabila tidak ada kemajuan bukaan, bayi dapat menjadi stres dan
kekurangan oksigen yang dapat membahayakan kehidupan bayi.
Ibu harus merasakan sakit karena kontraksi sampai bayi dilahirkan. Pada beberapa kasus, ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Risiko kerusakan otot dasar panggul pada ibu yang akan menyebabkan ibu sulit untuk menahan saat berkemih. Risiko semakin bertambah apabila bayi yang dilahirkan berbobot besar atau persalinan berlangsung dalam jangka waktu lama.
Lihat selanjutnya di Kelebihan Dan Kelemahan Melahirkan Cara Sesar dan Normal (Bagian II)

0 komentar:
Posting Komentar