Home » » (#Boikottaksi) Aksi Saling Sweeping Taksi, Bajaj Vs Gojek, Grab, Dan Uber

(#Boikottaksi) Aksi Saling Sweeping Taksi, Bajaj Vs Gojek, Grab, Dan Uber

Posted by Mata Indonesia

Konflik antara sopir taksi dengan angkutan transportasi berbasis online seperti Grab Car dan Uber Taxi melebar.


Konflik sopir taksi bergeser menjadi konflik horizontal dengan melibatkan sopir Gojek. Seruan #boikottaksi pun membanjiri dunia maya.

Tak hanya itu, para sopir Gojek pun terang-terangan melawan para sopir taksi. Mereka melepas seragamnya dan membalas pemukulan yang sempat terjadi terhadap rekan mereka yang dipukul sopir taksi.

Sopir Gojek melempari ratusan sopir taksi yang berkonvoi di kawasan Sudirman dengan batu dan benda-benda keras lainnya dari atas jembatan atau fly over Karet - Dr. Satrio.

Para pengemudi ojek online itu berkerumun dalam jumlah puluhan orang. Sementara situasi di bawah fly over, para sopir taksi coba membalas lemparan batu ke arah mereka.

Sebelumnya, di kawasan Sampoerna Strategic Square, demonstrasi para sopir taksi dan pengemudi angkutan darat diwarnai kericuhan.

Sejumlah pengemudi taksi berseragam biru mengejar seorang pengemudi Gojek. Pengemudi Gojek itu lari, dan masuk ke gedung Sampoerna Strategic Square. Sang pengemudi gojek diselamatkan oleh sekuriti gedung dengan memperbolehkannnya masuk.


Jika sebelumnya supir taksi melakukan aksi sweeping armada online, kini gantian, pengemudi Gojek dan Grab balik sweeping armada taksi.

Seorang sopir taksi Blue Bird bernomor polisi B 1099 KPG dihentikan para pengemudi Gojek dan Grab di depan TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa siang 22 Maret 2016, sontak saja penumpang taksi yang ada di dalamnya keluar dan melarikan diri ke arah Hotel Sangri La, menuju kawasan Dukuh Atas.

Sementara nasib berbeda dialami sopir taksi Blue Bird. Nahas, dia tak sempat melarikan diri sehingga
dipukuli puluhan pengemudi Grab dan Gojek, dan taksinya pun ikut dirusak. Saat pemukulan ini terjadi, tak terlihat adanya polisi yang mengamankan.

Aksi pemukulan pengemudi Grab dan Gojek ini baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan. Mereka juga membantu mengamankan sopir itu dari amukan pengemudi Grab dan Gojek itu.


Setelah berhasil dilerai warga setempat, puluhan pengemudi Gojek dan Grab ini bergerak ke arah Bunderan HI.Mereka terlibat aksi saling lempar batu dengan kelompok pengunjuk rasa angkutan jalan yang menolak keberadaan transportasi berbasis aplikasi.


0 komentar:

Posting Komentar

More Happy