Home » » 5 Cara Menciptakan Sumber Pendapatan Baru (Bagian I)

5 Cara Menciptakan Sumber Pendapatan Baru (Bagian I)

Posted by Mata Indonesia

Dalam persoalan keuangan, apakah tak ada peluang untuk memperoleh pendapatan baru? Sangat mungkin. Tapi, sayangnya hanya sedikit orang yang mengetahui dan menyadarinya.

Sobat yang telah merencanakan masa depan serta mempersiapkan diri ketika kehilangan pekerjaan, tentu sudah menyiapkan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan lain. Sehingga ketika terkena program PHK, kehilangan pekerjaan atau memutuskan pensiun dini, dia tidak panik. Justru fokus pada aktivitas baru dengan pendapatan dana yang setara dengan gaji lama atau malah lebih baik.

Sedangkan bagi sobat yang hari ini hanya mengharap pendapatan perbulan dari gaji sebagai karyawan pasti akan sebaliknya, maka ketika harus menerima PHK entah apakah dari kinerja yang dinilai kurang dari perusahaan tempat bekerja, atau perusahaan pailit dan harus melakukan efisiensi dengan pengurangan jumlah karyawan.

Berikut 5 cara ini ciptakan sumber pendapatan baru:

Pertama, Tak perlu resign, tabung dulu penghasilan kerja Sah-sah saja bermimpi memiliki usaha sendiri dan memutuskan tidak menjadi karyawan.  Tetapi jangan buru-buru keluar dari pekerjaan lama sebelum mendapatkan penghasilan yang tetap atau tabungan yang mencukupi untuk beberapa bulan setelah resign 
Saat masih jadi pegawai, mulailah menghasilkan pendapatan rutin secara bertahap, satu per satu sampai pendapatan alternatif yang bisa setara atau lebih besar dari gaji bulanan di posisi saat ini.

Kedua, Identifikasi kemampuan diri
Cari tahu keterampilan khusus apa dan bakat yang dimiliki. Kemudian, melakukan penelitian tentang mencari uang dari keterampilan tersebut. Misalnya, menjadi penulis lepas (freelance), menjadi web design/blog, membuka jasa cuci pakaian, atau sebagainya.

Berikut ini ada contoh. Seorang ahli underwriting (penjamin) hipotek yang sudah sukses memiliki kekhawatiran tentang industrinya ketika terjadi krisis pada 2008. Namun, dia juga seorang pianis yang terampil. Dia memutuskan untuk menggunakan keterampilan berpiano sebagai sumber pendapatan tetap atau rutin tiap pekan atau bulan.

Dia mulai mengajar kursus piano pada malam hari di sekolah musik dan akhir pekan. Mengajar kelas keyboard untuk anak-anak serta menerima siswa swasta. Setelah penghasilan dari mengajar kursus ini menunjukkan hasil memuaskan, dia memutuskan untuk menghasilkan pendapatan kedua yakni mendirikan studio musik.

Setelah bisa mendapatkan dua pendapatan dari kursus dan studio, dia mulai mengundurkan diri dari posisi underwriting. Selanjutnya fokus mempromosikan keterampilan memainkan piano di pusat penitipan anak pada siang hari.

Akhirnya dia memiliki bisnis penitipan skala besar dengan merekrut dua guru musik lain. Di samping tetap mempertahankan studionya.

Silahkan lihat lanjutannya di "5 Cara Menciptakan Sumber Pendapatan Baru (Bagian II)" atau sobat bisa lihat daftar isi blog saya ini di SINI



0 komentar:

Posting Komentar

More Happy