Dalam persoalan keuangan, apakah tak ada peluang untuk memperoleh
pendapatan baru? Sangat mungkin. Tapi, sayangnya hanya sedikit orang
yang mengetahui dan menyadarinya.
Sobat yang telah merencanakan masa depan serta mempersiapkan diri
ketika kehilangan pekerjaan, tentu sudah menyiapkan dan mengembangkan
sumber-sumber pendapatan lain. Sehingga ketika terkena program PHK,
kehilangan pekerjaan atau memutuskan pensiun dini, dia tidak panik. Justru fokus pada aktivitas baru dengan pendapatan dana yang setara
dengan gaji lama atau malah lebih baik.
Sedangkan bagi sobat yang hari ini hanya mengharap pendapatan perbulan
dari gaji sebagai karyawan pasti akan sebaliknya, maka ketika harus
menerima PHK entah apakah dari kinerja yang dinilai kurang dari
perusahaan tempat bekerja, atau perusahaan pailit dan harus melakukan
efisiensi dengan pengurangan jumlah karyawan.
Berikut 5 cara ini ciptakan sumber pendapatan baru:
Pertama, Tak perlu resign, tabung dulu penghasilan kerja Sah-sah saja bermimpi memiliki usaha sendiri dan
memutuskan tidak menjadi karyawan. Tetapi jangan buru-buru keluar dari pekerjaan lama sebelum mendapatkan penghasilan
yang tetap atau tabungan yang mencukupi untuk beberapa bulan setelah
resign
Saat masih jadi pegawai, mulailah menghasilkan pendapatan rutin
secara bertahap, satu per satu sampai pendapatan alternatif yang bisa
setara atau lebih besar dari gaji bulanan di posisi saat ini.
Kedua, Identifikasi kemampuan diri
Cari tahu keterampilan khusus apa dan bakat yang dimiliki. Kemudian,
melakukan penelitian tentang mencari uang dari keterampilan tersebut.
Misalnya, menjadi penulis lepas (freelance), menjadi web design/blog, membuka
jasa cuci pakaian, atau sebagainya.
Berikut ini ada contoh. Seorang ahli underwriting (penjamin) hipotek
yang sudah sukses memiliki kekhawatiran tentang industrinya ketika
terjadi krisis pada 2008. Namun, dia juga seorang pianis yang terampil.
Dia memutuskan untuk menggunakan keterampilan berpiano sebagai sumber
pendapatan tetap atau rutin tiap pekan atau bulan.
Dia mulai mengajar kursus piano pada malam hari di sekolah musik dan
akhir pekan. Mengajar kelas keyboard untuk anak-anak serta menerima
siswa swasta. Setelah penghasilan dari mengajar kursus ini menunjukkan
hasil memuaskan, dia memutuskan untuk menghasilkan pendapatan kedua
yakni mendirikan studio musik.
Setelah bisa mendapatkan dua pendapatan dari kursus dan studio, dia
mulai mengundurkan diri dari posisi underwriting. Selanjutnya fokus
mempromosikan keterampilan memainkan piano di pusat penitipan anak pada
siang hari.
Akhirnya dia memiliki bisnis penitipan skala besar dengan merekrut
dua guru musik lain. Di samping tetap mempertahankan studionya.
Silahkan lihat lanjutannya di "5 Cara Menciptakan Sumber Pendapatan Baru (Bagian II)" atau sobat bisa lihat daftar isi blog saya
ini di SINI

0 komentar:
Posting Komentar