Dimasa Menteri BUMN Dahlan Iskan PT Batan Teknology Persero disetujui bisa menjadi perusahaan yang memproduksi radioisotop (nuklir bersih).
Bahkan, anak usaha BUMN tersebut diharapkan bisa menjadi perusahaan
terbesar di Asia Tenggara (25/9/2012).
"Saya setujui Batan Tek bisa mendirikan perusahaan kedokteran nuklir untuk memproduksi radioisotop di Amerika Serikat. Jadi dia berpeluang untuk menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," kata Dahlan, selepas Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta.
PT Batan-Teknologi, di bawah direktur utama yang baru Dr.Ir.Yudi utomo Imardjoko, tidak hanya bangkit dari kubur, namun bisa langsung berlari kencang ke puluhan negara Asia. Padahal tahun 2010, BatanTek sudah dicabut nyawanya.
Negara- negara nuklir, khususnya Amerika Serikat melarang pengayaan uranium tingkat tinggi. Mereka khawatir pengayaan uranium itu bisa disalahgunakan menjadi senjata nuklir. Sejak 2010 pula, PT BatanTek berhenti memproduksi radioisotop.
Tim BatanTek sudah berusaha mengubah proses pengayaan uranium menjadi tingkat rendah, tapi tidak mampu. Bahkan BatanTek sudah mendatangkan ahli dari AS untuk transfer teknologi proses pengayaan uranium tingkat rendah, tapi gagal juga.
Saat ini, Batan Tek sudah mulai mengekspor radio isotop ke banyak negara. Bulan depan, Batan Tek akan ekspor radioisotop ke China dan Jepang. Untuk bisa menguasai dunia, tentunya Batan Tek harus mengekspor ke negara lain dengan agresif. Namun, saat ini Batan Tek terkendala bila harus mengirim radioisotop ke Amerika Serikat.
"Radioisotop ini tidak bisa dikirim ke Amerika Serikat karena kalau dikirim maka radiasinya akan hilang atau menurun drastis, sehingga tidak bisa digunakan," tambahnya.
Menurut Dahlan, salah satu caranya adalah Batan Tek harus mendirikan perusahaan kedokteran nuklir di Amerika Serikat untuk memproduksi radioisotop.
"Sehingga akan menguasai pasar Amerika Serikat. Di luar negeri, mereka tidak mampu membuat karena teknologi radioisotop ini dimiliki dan diciptakan oleh Direktur Utama Batan Tek sendiri. Sehingga mereka tidak akan bisa meniru," tambahnya.
Untuk pegawainya, Batan Tek akan mempekerjakan sarjana nuklir dari dalam negeri. Harapannya, pada tahun 2013 mendatang akan mulai mendirikan perusahaan di Amerika Serikat dengan tenaga-tenaga dari dalam negeri.
Kusnanto merupakan ahli nuklir sealmamaternya di UGM. Dengan penemuan baru Formula YK ini, Indonesia berhasil menjadi satu-satunya negara di Asia yang mampu memproduksi radioisotop. Kini, seluruh negara Asia datang ke BatanTek untuk membeli radioisotop.
Radioisotop adalah bahan yang sangat penting untuk pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Radioisotop adalah bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan kedokteran nuklir. Dengan radioisotop organ-organ di dalam badan bisa dilihat secara berwarna dan tiga dimensi. Ini sudah berbeda dengan radiologi yang hanya bisa hitam putih dan dua dimensi.
"Saya setujui Batan Tek bisa mendirikan perusahaan kedokteran nuklir untuk memproduksi radioisotop di Amerika Serikat. Jadi dia berpeluang untuk menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," kata Dahlan, selepas Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta.
PT Batan-Teknologi, di bawah direktur utama yang baru Dr.Ir.Yudi utomo Imardjoko, tidak hanya bangkit dari kubur, namun bisa langsung berlari kencang ke puluhan negara Asia. Padahal tahun 2010, BatanTek sudah dicabut nyawanya.
Negara- negara nuklir, khususnya Amerika Serikat melarang pengayaan uranium tingkat tinggi. Mereka khawatir pengayaan uranium itu bisa disalahgunakan menjadi senjata nuklir. Sejak 2010 pula, PT BatanTek berhenti memproduksi radioisotop.
Tim BatanTek sudah berusaha mengubah proses pengayaan uranium menjadi tingkat rendah, tapi tidak mampu. Bahkan BatanTek sudah mendatangkan ahli dari AS untuk transfer teknologi proses pengayaan uranium tingkat rendah, tapi gagal juga.
Saat ini, Batan Tek sudah mulai mengekspor radio isotop ke banyak negara. Bulan depan, Batan Tek akan ekspor radioisotop ke China dan Jepang. Untuk bisa menguasai dunia, tentunya Batan Tek harus mengekspor ke negara lain dengan agresif. Namun, saat ini Batan Tek terkendala bila harus mengirim radioisotop ke Amerika Serikat.
"Radioisotop ini tidak bisa dikirim ke Amerika Serikat karena kalau dikirim maka radiasinya akan hilang atau menurun drastis, sehingga tidak bisa digunakan," tambahnya.
Menurut Dahlan, salah satu caranya adalah Batan Tek harus mendirikan perusahaan kedokteran nuklir di Amerika Serikat untuk memproduksi radioisotop.
"Sehingga akan menguasai pasar Amerika Serikat. Di luar negeri, mereka tidak mampu membuat karena teknologi radioisotop ini dimiliki dan diciptakan oleh Direktur Utama Batan Tek sendiri. Sehingga mereka tidak akan bisa meniru," tambahnya.
Untuk pegawainya, Batan Tek akan mempekerjakan sarjana nuklir dari dalam negeri. Harapannya, pada tahun 2013 mendatang akan mulai mendirikan perusahaan di Amerika Serikat dengan tenaga-tenaga dari dalam negeri.
Kusnanto merupakan ahli nuklir sealmamaternya di UGM. Dengan penemuan baru Formula YK ini, Indonesia berhasil menjadi satu-satunya negara di Asia yang mampu memproduksi radioisotop. Kini, seluruh negara Asia datang ke BatanTek untuk membeli radioisotop.
Radioisotop adalah bahan yang sangat penting untuk pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Radioisotop adalah bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan kedokteran nuklir. Dengan radioisotop organ-organ di dalam badan bisa dilihat secara berwarna dan tiga dimensi. Ini sudah berbeda dengan radiologi yang hanya bisa hitam putih dan dua dimensi.

0 komentar:
Posting Komentar