Pemerintah Arab Saudi pada Jumat 19 Februari mengumumkan akan stop membantu pasukan keamanan dan militer Lebanon terkait pilihan politik yang terjadi di Lebanon. Demikian seperti laporan Saudi Press Agency (SPA), Sabtu (20/2/2016).
Arab Saudi telah memutuskan akan melindungi kepentingan negaranya sendiri dengan menghentikan bantuan militer senilai USD3 miliar untuk militer Lebanon dan USD1 miliar yang belum dibayarkan untuk pasukan keamanan.
Seorang pejabat Pemerintah Arab Saudi mengatakan, meskipun ada keputusan tersebut, pihak kerajaan akan terus mendukung rakyat Lebanon yang kepentingannya tidak terwakili oleh pemerintahan saat ini.
Dikabarkan, mungkin ini ada hubungannya dengan Pemerintah Lebanon yang tidak mengutuk serangan terhadap misi diplomatik Arab Saudi di Iran, tepatnya di Kota Teheran dan Mashad pada Januari 2016.

0 komentar:
Posting Komentar