Sulitnya mencari pekerjaan membuat banyak orang berkesimpulan bahwa Indonesia mengalami masalah lapangan kerja. Tapi tahukah Anda, mungkin ini karena profesi yang dilamar hanya itu-itu saja? Pada kenyataannya, ada banyak pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan namun sering sepi pelamar.
Berikut ini adalah lima profesi penting yang sering kurang peminat.
1. Pustakawan
Pasti yang terbayang di kepala Anda adalah sosok berkacamata tebal yang nerdy dan kutu buku. Well, tidak semua yang Anda pikirkan itu benar. Banyak juga kok pustakawan dan pustakawati yang trendi dan gaul. Apalagi profesi yang mereka geluti ini jarang peminat, jadi jika Anda memenuhi syarat, kemungkinan untuk diterima kerja sebagai pustawakan cukup besar.
Ilmu jurusan perpustakaan masuk ke dalam fakultas ilmu budaya (FIB) atau fakultas ilmu sosial dan politik (FIB).
Lulusannya bisa bekerja di banyak tempat mulai dari menjadi staff pengarsipan hingga document
controller. Posisi mereka bahkan makin penting karena teknologi saat ini sudah memungkinkan penyusunan dokumen menggunakan program komputer, membuat makin banyak perusahaan menjadikan pengarsipan sebagai prioritas.
2. Aktuaris
Ini adalah profesi yang bekerja menghitung risiko, premi, dan dividen untuk perusahaan asuransi. Aktuaris artinya orang yang kerjanya mempertimbangkan risiko dan biaya-biaya yang harus ditanggung seseorang.
Saat ini kebutuhan aktuaria cukup banyak di Indonesia karena industri asuransi juga makin berkembang.
Namun sayangnya orang yang berprofesi ini tidak banyak.
3. Manajer untuk Manajemen RisikoManajemen risiko adalah upaya untuk meminimalisir risiko yang akan terjadi di sebuah perusahaan, institusi, atau organisasi. Orang yang bekerja di bidang ini bisa menganalisis kemungkinan buruk yang bisa terjadi dan mencari solusi untuk mengurangi risikonya. Mereka harus teliti, cermat,
punya pengetahuan luas, plus bisa berpikir secara analitik, bukan hanya di permukaan saja.
Profesi ini sangat dibutuhkan di banyak perusahaan terutama di industri keuangan dan perbankan, namun masih sedikit yang tertarik untuk menekuni bidang ini.
4. Ahli Perkapalan
Sebagai negara yang lautannya lebih luas dibanding daratan, Indonesia jelas membutuhkan ahli perkapalan. Sayangnya profesi ini sering dianggap sulit mencari pekerjaan karena industri perkapalan Indonesia yang kurang terperhatikan. Banyak lulusan teknik perkapalan yang akhirnya memutuskan untuk bekerja di industri perkapalan luar negeri dengan gaji yang cukup besar.
Nah, dengan dicanangkannya Indonesia untuk menjadi poros maritim, profesi ini jelas sangat dibutuhkan industri perkapalan dalam negeri yang sedang bangkit. Anda bisa bekerja di galangan kapal, pembangunan kapal baru, pemeliharaan dan servis kapal, juga di sarana industri lepas pantai.
Bagaimana gan, minat dengan salah satu profesi diatas? Ngga ada waktu terlambat atau sulit memulai sesuatu yang masih awam. Sukses!

0 komentar:
Posting Komentar