RJ Lino, CEO transformatif
Indonesia, tersangka. Publik terkejut. Sosok yang dipuji-puji oleh Rheinald
Kasali sebagai change leader di BUMN Perhubungan itu, kini tersangkut hukum.
Begitu dramatis. Karir Lino yang mekar di era Soeharto, gemilang di era SBY,
kini hancur di era Jokowi. Tersangkanya Lino menimbulkan reaksi beragam publik.
Ada yang menyayangkan, namun tak sedikit pula yang bersorak kegirangan. Lino
memang sosok yang kontroversial. Ia terlihat sombong, angkuh, arogan,
uncompromissed tetapi ia adalah bagian dari change leaders Indonesia.
RJ Lino vs Masinton Pasaribu
Salah
satu Presiden Direktur yang paling berperan dalam mengembangkan kemaritiman
Indonesia yang tak lain adalah bagian dari untuk mewujudkan program Presiden
Jokowi yakni mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah Direktur
Utama Pelidno II, RJ Lino
Namun
ada beberapa alasan yang dapat membantah bahwa RJ Lino melakukan pelanggaran
karena tidak melakukan konsensi sebagaimana yang diatur dalam UU No 17/2008
tentang pelabuhan bahwa badan usaha milik negara harus memiliki konsensi dengan
syarat di daftarkan pada Kementrian Perhubungan. Alasan-alasan tersebut antara
lain,
Pertama.
Pada 2019 mendatang atau tepatnya 4 tahun lagi akan ada kompetensi pelabuhan
internasional di Tajung Priok, yang merupakan salah satu pelabuhan paling sibuk
di Indonesia ini, atas dasar itulah perpanjangan kontrak Jakarta International
Container Terminal (JICT) dengan Hutchison Port Holdings (HPH) dilakukan,
karena jika tak diperpanjang, secara otomatis maka pelabuhan Tanjung Priok
gagal mengikuti kompetensi bergengsi sekaligus yag dapat mengangkat sektor
kemaritiman Indonesia di kancah internasional sebagaimana yang diinginkan oleh
Presiden Jokowi.
Kedua. Pelindo II memiliki
kesempatan untuk mengoptimalkan keuntungan dari sisa perjanjian samapi 2019
dengan total US$ 486,5 juta. Nah jumlah tersebut berdasarkan penghitungan bahwa
perseroan akan mendapatkan uang muka sebesar US$ 215 juta, selain itu perseroan
juga mendapatkan peningkatan nilai sewa yang dipercepat yakni senilai US$ 110
juta. Maka dari situ ada keuntungan dari pengembalian terminal 2 JICT senilai
US$ 135 juta sampai 2019 mendatang.
Ketiga. Diluar masalah finansial
yang ada, keputusan memperpanjang kontrak Jakarta International Container
Terminal (JICT) dengan Hutctison Port Holdings (HPH) juga bisa dipastikan
memberikan ikim investasi asing yang baik bagi Indonesia, hal ini mengacu pada
semangat Presiden Jokowi yang ingin menarik sebanyak-banyaknya investor dari
luar untuk menanamkan asetnya di dalam negeri.
Keempat. Pelindo II dapat
mengembangkan pembangunan infrastruktur tanpa membebankan ke pemerintah, hal
ini pula yang akan cepat mewujudkan program utama Presiden Jokowi yakni
mengembalikan kejayaan sektor maritim dunia sebagaimana Indonesia pernah
menjadi pusat maritim dunia beberapa abad yang silam. Pembangunan 7 proyek yang
saat ini sedang digarap oleh Pelindo II adalah bagian konkrit RJ Lino yang
secara konsisten ingin mewujudkan program Presiden Jokowi tersebut, tak
tanggung-tanggung, 40 triliun digelontorkan untuk mengarap proyek yang bisa
mempercepat pengembalian Indonesia sebagai pusat maritim dunia. Dari empat
alasan tersebut kalau ingin dikaitkan dengan hasil akhir temuan pansus Pelindo
II yang menyebut bahwa ada pelanggaran dalam perpanjangan kontrak antara
kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan Hutchison Port
Holdings (HPH) tidak relevan dan terkesa ini adaah bagian dari upaya untuk
mengkriminalisasi RJ Lino terkait kebijakan yang dilakukannya tersebut.
Kini
atas penetapan tersangka oleh KPK terhadap RJ Lino yang sarat akan kepentingan
politik tersebut justru bisa menganjal rencana besar Pelindo II yang akan
bekerjasama dengan Pelindo I dan Pelindo IV dalam membangun 24 pelabuhan di
seluruh Indonesia.
Jakarta, CNN Indonesia
--
Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyindir
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo II) Richard Joost Lino
yang menjual kontrak perpanjangan konsesi Jakarta International
Container Terminal (JICT) kepada perusahaan asal Hong Kong, Hutchison
Port Holdings (HPH).
"Kalau pengelolaan peti kemas itu 100 persen dikelola bangsa kita, keuntungan Rp40 triliun itu buat bangsa kita selama 20 tahun. Kalau diserahkan pada asing, ya keuntungannya kecil," kata Masinton di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/11).
"Kalau pengelolaan peti kemas itu 100 persen dikelola bangsa kita, keuntungan Rp40 triliun itu buat bangsa kita selama 20 tahun. Kalau diserahkan pada asing, ya keuntungannya kecil," kata Masinton di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/11).
"Kalau RJ Lino mengaku hebat, bukan kita menyerahkan pada asing harusnya
ditunjukkan dikembalikan pengelolaan peti kemas pada bangsa kita
sendiri. Kalau menyerahkan aset kita dikelola asing, bukan hebat tapi
antek," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Masinton pun menuding adanya permainan antara Lino dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait perpanjangan kontrak tersebut.
"Ada izin keluarnya dari Menteri BUMN bulan Juni tahun 2015 berkaitan dengan perpanjangan kontrak pengelolaan terminal petikemas antara PT JICT (Jakarta International Container Terminal) dengan Perusahaan Hong Kong," katanya.
Perpanjangan tersebut, menurut Masinton, melanggar UU 17/2008 yang mengatur antara regulator dan operator.
"Perpanjangan kontrak yang dilakukan Pelindo harus memperoleh izin konsesi dari regulator, Kementerian Perhubungan. Dalam hal ini, Menteri Rini menyetujui perpanjangan kotrak tanpa memperhatikan undang-undang tersebut," ujarnya.
Wacana penjualan JICT sudah dimulai Lino sejak 27 Juli 2012 melalui surat HK.565/14/2/PI.II-12 kepada CEO Hutchison. Lino dinilai menjual murah JICT seharga US$215 juta, lebih rendah dari harga privatisasi tahun 1999 sebesar US$243 juta. Menurut Nova, ada potensi hilangnya pendapatan JICT sebesar Rp35 triliun.
Dalam kesempatan yang sama, Masinton pun menuding adanya permainan antara Lino dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait perpanjangan kontrak tersebut.
"Ada izin keluarnya dari Menteri BUMN bulan Juni tahun 2015 berkaitan dengan perpanjangan kontrak pengelolaan terminal petikemas antara PT JICT (Jakarta International Container Terminal) dengan Perusahaan Hong Kong," katanya.
Perpanjangan tersebut, menurut Masinton, melanggar UU 17/2008 yang mengatur antara regulator dan operator.
"Perpanjangan kontrak yang dilakukan Pelindo harus memperoleh izin konsesi dari regulator, Kementerian Perhubungan. Dalam hal ini, Menteri Rini menyetujui perpanjangan kotrak tanpa memperhatikan undang-undang tersebut," ujarnya.
Wacana penjualan JICT sudah dimulai Lino sejak 27 Juli 2012 melalui surat HK.565/14/2/PI.II-12 kepada CEO Hutchison. Lino dinilai menjual murah JICT seharga US$215 juta, lebih rendah dari harga privatisasi tahun 1999 sebesar US$243 juta. Menurut Nova, ada potensi hilangnya pendapatan JICT sebesar Rp35 triliun.
Pansus
Pelindo II yang paling didominasi oleh PDIP justru yang paling bersemangat
untuk melemahkan semangat RJ Lino. Selain itu yang paling fatal dari pencopotan
RJ Lino adalah akan berimbas pada Direktur Utama Pelindo I, Pelindo III, dan
Pelidno IV, Karena penetapan tersangka tersebut juga mengundang rasa takut pada
petinggi Pelindo di Pelindo I, Pelindo III, dan Pelindo IV.
(Sumber: diolah dari beberapa artikel http://www.kompasiana.com dan http://www.cnnindonesia.com)
Kita tunggu saja bagaimana usaha
Presiden Jokowi yang katanya ingin mengembalikan kejayaan Indonesia khususnya menjadikan Indonesia sebagai sektor maritim
dunia bisa akan terwujud tanpa RJ Lino. Nb: Tanpa asing khususnya sesuai apa yang di cita-citakan seorang Masinton Pasaribu.
RJ Lino, CEO
transformatif Indonesia, tersangka. Publik terkejut. Sosok yang
dipuji-puji oleh Rheinald Kasali sebagai change leader di BUMN
Perhubungan itu, kini tersangkut hukum. Begitu dramatis. Karir Lino yang
mekar di era Soeharto, gemilang di era SBY, kini hancur di era Jokowi.
Tersangkanya Lino menimbulkan reaksi beragam publik. Ada yang
menyayangkan, namun tak sedikit pula yang bersorak kegirangan. Lino
memang sosok yang kontroversial. Ia terlihat sombong, angkuh, arogan,
uncompromissed tetapi ia adalah bagian dari change leaders Indonesia.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/lahagu/rj-lino-tersangka-permainan-sofyan-djalil-dan-kalla-terkuak-rizal-ramli-bersorak_567de6b1999373ef10cf52da
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/lahagu/rj-lino-tersangka-permainan-sofyan-djalil-dan-kalla-terkuak-rizal-ramli-bersorak_567de6b1999373ef10cf52da


The King Casino | Situs Judi Slot Online Terbaik 2021
BalasHapusPlay https://febcasino.com/review/merit-casino/ online Pragmatic Play Slots at The goyangfc.com King deccasino Casino - Member Baru & https://septcasino.com/review/merit-casino/ Terpercaya 2021! bsjeon Rating: 98% · 240,388 votes